Artikel

Homili Sabtu, 16 November 2013

Diterbitkan pada 17 November 2013
Ditulis oleh B.Tri Era K

Bacaan I Maleaki 4:1-2a
Bacaan II 2Tesalonika 3:7-12
Bacaan Injil Lukas 21:5-19


Homili dibawakan oleh Pastor Huvang MSF


Dikisahkan pada tahun 1888, penemu DINAMIT yang sangat terkenal yaitu ALBERT NOBLE.
Suatu hari Albert Noble membaca berita di surat kabar, dimana dalam surat kabar tersebut memuat berita tentang drinya. Adapun isi berita tersebut adalah bahwa penemu dinamit adalah seorang pembunuh maut, karenadengan satu ledakan bisa membunuh banyak orang.
Albert sangat sedih dengan berita tersebut, sehingga timbul keinginannya untuk merombak penilaian dunia tentang dirinya sebagai pembunuh. Ia mendirikan yayasan yang memberikan penghargaan kepada orang orang yang telah melakukan perbuatan perbuatan kemanusiaan dan penghargaan tersebut diberi nama NOBLE.
Sehingga orang orang akan mengingatnya apabila ada orang yang melakukan perbuatan kemanusiaan dan mendapat penghargaan tersebut.
Dalam bacaan injil disebutkan “ Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaKu dan berkata Akulah Dia, atau saatnya sudah dekat”
Padahal Tuhan Yesus sudah mengatakan bahwa tak aka nada satu orangpun tahu kapan hari itu akan datang, orang orang memunculkan cerita tentang hari kiamat hanya utuk membuat orang ketakutan . Ketakutan akan kematian timbul karena ketidaktahuan dan ketidakjelasan akan apa sebenarnya dibalik kematian.
Inti dari bacaan injil adalah:
Hal hal yang harus kita lakukan dalam menghadapi situasi diatas adalah :
1.    Rombak kehidupan menjadi lebih baik seperti halnya apa yang dilakukan Albert Noble.
2.    Membuat Rencana untuk menghadapi kematian dengan perbuatan baik.