Kalender Kegiatan

No events
October 2017
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

Login Pengguna

Kegiatan Kategorial

Pertanyaan Seputar Akhir Pekan ME (Marriage Encounter)

Diterbitkan pada 07 Maret 2016
Ditulis oleh Romulus Narrotama

 

 

FAQ ( Frequently Ask Question)/ Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Akhir Pekan ME

1.     Apa itu Marriage Encounter

Marriage Encounter (ME) atau nama resminya Worldwide Catholic Marriage Encounter adalah suatu gerakan dalam Gereja Katolik yang bertujuan membuat perkawinan menjadi lebih bahagia.

2.     Jadi, kalau perkawinan kami sudah bahagia, tidak perlu dong ikut ME?

Seperti disampaikan tadi, ME bertujuan membuat perkawinan menjadi LEBIH bahagia. Bila sekarang sudah bahagia, maka ME akan membuat perkawinan yang sudah bahagia, menjadi lebih bahagia lagi. Anda tentu percaya bahwa kebahagiaan itu tidak mengenal batas kan?

 

 

3.     Apa sih artinya Marriage Encounter? Kenapa harus pakai bahasa inggris?

Terjemahan bebas dari Marriage Encounter adalah : Pertemuan yang intim dari dua hati dalam suatu ikatan perkawinan.  Penggunaan bahasa inggris hanya untuk menyederhanakan dan mempermudah penyebutan saja, karena agak sulit mencari padanan kata dalam bahasa Indonesia yang lebih pendek dan praktis.

 

4.     Kenapa ME disebut gerakan?

ME disebut gerakan karena ME bukanlah suatu organisasi yang memiliki struktur, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sebagaimana organisasi-organisasi pada umumnya. Walaupun bukan suatu organisasi, tetapi gerakan ME ini sudah mendunia dan ada hampir di semua negara di dunia. Walaupun sifatnya gerakan, ME tetap memiliki suatu kerangka atau pedoman dalam melakukan kegiatan, dan dalam pelaksanaanya dikoordinir oleh pasutri-pasutri koordinator gerakan ME.

 

5.     Bagaimana caranya bergabung dengan gerakan ME?

Untuk bergabung dalam gerakan ME, pasutri memulainya dengan mengikuti suatu kegiatan yang disebut Akhir Pekan ME.

6.      Apa itu Akhir Pekan ME (APME) ?

Akhir Pekan ME adalah suatu kegiatan yang dirancang sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman positif bagi para pasutri peserta akhir pekan untuk dapat mengalami saat-saat akrab dan hangat bersama pasangannya masing-masing. Dalam Akhir Pekan ME, pasutri peserta akan diperkenalkan pada suatu teknik berkomunikasi yang penuh cinta yang dapat mereka gunakan sepanjang hidup mereka. Akhir Pekan ME juga memberikan kesempatan pasutri peserta untuk satu sama lain melihat kembali relasi mereka satu sama lain sebagai pasutri dan relasi kepasutrian mereka dengan Tuhan.

 

7.     Berapa lama Akhir Pekan ME berlangsung?

3 Hari 2 malam. Dimulai pada hari jumat sore jam 18.00 sampai dengan hari Minggu sore jam 17.00

8.     Siapa saja yang bisa mengikuti Akhir Pekan ME?

Pasangan Suami Istri yang terikat dalam perkawinan yang sah dan MONOGAMI, yang tidak memiliki masalah serius dalam relasi perkawinannya seperti memiliki selingkuhan atau sedang dalam proses perceraian.

Selain pasutri monogami, sebagai suatu gerakan cinta kasih dalam gereja Katolik, Akhir Pekan ME juga diikuti oleh Imam, rohaniwan dan rohaniwati / suster.

Manfaat mengikuti Akhir Pekan bagi Imam, rohaniwan dan rohaniwati / suster adalah memberikan pandangan atau pengertian yang lebih mendalam mengenai relasi dengan sesama dan relasi pasutri dalam kehidupan berkeluarga yang pada akhirnya akan membantu mereka dalam pelayanannya di komunitas dan atau paroki tempat mereka berkarya.

 

9.     Apakah pasutri peserta harus Katolik?

Tidak harus Katolik. Yang penting perkawinannya Monogami, artinya hanya ada 1 orang suami untuk 1 orang istri.

 

10. Bisa tidak saya mengikutinya sendiri? Soalnya suami / istri saya tidak bisa ikut kali ini

Maaf, tidak bisa. Karena Akhir Pekan ME dirancang sedemikian rupa untuk diikuti berdua oleh suami dan istri. Apabila saat ini suami / istri anda belum bisa ikut, sebaiknya kami daftarkan untuk acara akhir pekan yang berikutnya saja.

 

11. Ada yang bilang, ME itu hanya untuk orang kaya / pengusaha saja? Apakah benar begitu?

Sama sekali tidak benar. Gerakan ME terbuka untuk semua pasutri monogami dari segala golongan. Pasutri yang tergabung dalam gerakan ME di Wilayah Keuskupan Agung Samarinda, berasal dari latar belakang yang beragam, ada pengusaha, karyawan swasta, pegawai negeri, guru, Dokter, pengacara, petani sawit, pembantu rumah tangga, supir, katekis dan lain-lain

 

12. Apakah diijinkan untuk pulang ke rumah selama akhir pekan berlangsung?

Akhir pekan dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan bagi anda berdua sebagai pasutri untuk memusatkan perhatian satu-sama lain, jauh dari kesibukan dan tugas sehari-hari, sehingga anda berkesempatan untuk merasakan kembali kedekatan dan keakraban sebagai pasutri, dan lagi pula  ini adalah kesempatan untuk bulan madu kembali.

 

13. Saya ingin ikut, tetapi anak-anak kan harus sekolah di hari sabtu, sementara saya tidak punya orang yang dipercaya untuk mengantarkan atau menjaga mereka

Biasanya ada pasutri dari Komunitas ME yang bersedia menjaga dan mengantar jemput anak pasangan yang sedang mengikuti ME. Apabila anda mempercayakan kami untuk menjaga anak-anak anda, kami akan mencoba mencari dan mengenalkan anda dengan pasutri tersebut.

 

14. Berapa biaya Akhir Pekan ME?

Rp 800ribu  rupiah perpasang selama 3 hari 2 malam, termasuk penginapan, makan pagi, siang dan malam serta rehat kopi / snack.

Biaya akhir pekan sepenuhnya akan diserahkan Suster–suster pengelola rumah retret , Panitia tidak mendapatkan keuntungan finansial apapun dari pelaksanaan Akhir Pekan ME.

 

15. Mengapa ada Weekend/ Akhir pekan yang diadakan di hotel?

Apabila tidak ada rumah retret yang dapat digunakan, maka akhir pekan terpaksa akan dilaksanakan di hotel

 

16. Bagaimana bila ada calon peserta yang secara finansial tidak mampu tapi ingin ikut? Apakah tetap harus membayar penuh?

Gerakan ME adalah gerakan cinta kasih. Kami tidak pernah menolak calon peserta akhir pekan ME hanya semata-mata karena alasan kekurangan biaya. Apabila ada kesulitan mengenai biaya, harap memberitahu kepada kami, kami akan mencoba mencarikan solusinya.

 17. Kami ingin ikut, tetapi tidak ada waktu. Di akhir pekan kami tetap sibuk, lalu bagaimana ya ?

Memang hambatan utama untuk mengikuti akhir pekan adalah menyediakan waktu. Akan tetapi kalau kita coba pikirkan kembali, sebenarnya kitalah yang mengatur waktu itu, bukan waktu yang mengatur kita. Kami sangat memahami kesulitan anda. Kami hanya dapat menawarkan kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat bagi relasi anda berdua, dan rasanya setiap perkawinan layak untuk mendapatkan kesempatan yang berharga ini. Tetapi apabila anda belum sempat ikut kali ini, kami dapat memahaminya dan semoga anda bisa ikut pada kesempatan yang lain. 

18. Kesempatan sekali dalam seumur hidup? Apa maksudnya?

      Setiap pasutri memang hanya dapat mengikuti Akhir Pekan hanya sekali   saja. Oleh karena itu, ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi anda berdua.

19. Jika masih ada pertanyaan lain seputar Akhir Pekan ME ( APME) atau langsung ingin mendaftar ikut APME  bisa menghubungi siapa ya  ?

Pasangan suami istri (pasutri) Betty –Richard (0812-5822-404 dan 0821-1065-9204), Pasutri Hety-Beny (0812-5454-1093), Pasutri Nana-Narro (0878-1238-6877 dan 081347880186, Pastor Indro,Pr (Paroki Bontang), Pastor Frans Huvang, MSF (Paroki St. Theresia, Prapatan Balikpapan)

Share

Berlangganan Warta

Silakan masukkan Nama dan Email untuk berlangganan Warta dari website secara teratur.


Receive HTML?

Pengunjung

102145
Hari IniHari Ini1650
KemarinKemarin2182
Minggu IniMinggu Ini4887
Bulan IniBulan Ini39902
IP Anda : 54.81.131.189
Pengguna 0
Tamu 178
Sedang Aktif
-

Informasi Umum

Misa Mingguan

Sabtu 17:30
Minggu 08:00, 17:30

Misa Harian

Senin-Jumat 17:30

Alamat Surat
Paroki Santa Theresia Balikpapan
 
Jalan Prapatan RT 23 No 1A 
Telpon 0542-421952 
Balikpapan

Pastor Paroki:
P. Frans Huvang Hurang MSF

Pastor Rekan:
P. Krispinus Andy Hasti MSF
P. Yan Mangun, Pr.

Suara Umat
suaraumat@santatheresia.org